Kamis, 08 Januari 2009

ESENSI OTONOMI DAERAH


ESENSI OTONOMOI DAERAH

BERSADARKAN UU NOMOR 32 DAN UU NOMOR 33 TAHUN 2004
TINGKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKATNYA

Berdasarkan Undang-undang Dasar Tahun 1945 pasal 33; Perekonomian disusun sebgai usaha bersma berdasar atas asas kekeluargaan; cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara; bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.; perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan , efisiensi, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional; ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ibi diatur dalam undang-undang.

Untuk mencapai kemakmuran tersebut, maka dibangunlah suatu system dan susunan pemerintahan mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Tk. I, Tingkat II, Pemerintah Kota (Pemko), Pemerintah Daerah, Kecamatan, Kelurahan dan atau Pemerintah Desa. Struktur Pemerintahan ini masih berlaku hingga sekarang.


Minggu, 04 Januari 2009

PROFILE SIMALUNGUN 2008


PROFILE SIMALUNGUN


STRUKTUR PEMERINTAHAN:

Bupati : Drs. T. Zulkarnain Dmanik, MM

Wakil Bupati : Pardamean Siregar, SP
Sekretaris Daerah : Ir. Mahrum Sipayung
Asisten I : Jumsadi Damanik
Asisten II :

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah :
Ketua DPRD : H. Syahmidun Saragih, S. Sos

Luas Wilayah Simalungun 4.386.6 Km persegi atau 6.12 % dari luas Wilayah Propinsi Sumatera Utara.
Terdiri dari 30 Kecamatan, 21 Kelurahan, dan 302 Desa/ Nagori.

LETAK KAB. SIMALUNGUN:

Kab. Simalungun terletak antara 02 derajat 36'- 03derajad,18' Lintang Utara dan 98derajad32' -99derajad35' Bujur Timur. Berbatasan dengan lima kabupaten yaitu :
Kab. Serdang Bedagei, Kab. Karo, Kabupaten Tobasa, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Asahan.

Dilihat dari Letak Geagrafisnya, Kabupaten Simalungun sangat strategis untuk meningkatkan perekonomiannya. Posisinya sentral, dan memungkin dibuatnya Wilayah Simalungun menjadi Pusat Perdagangan dan Pendidikan Wilayah ini.

JUMLAH PENDUDUK :

Berdasarkan Statistik tahun 2006 jumlah penduduk Kabupaten Simalungun 831.644 jiwa tersebar di 30 kecamatan dengan ratio penduduk laki-laki dan perempuan (sex ratio) 100 : 33.

Jumlah penduduk terbesar berada di Kecamatan Siantar yaitu sebesar 60.771 jiwa dan terkecil di Kecamatan haranggal Horisan hanya 5.689 jiwa,

LUAS KECAMATAN:
Kecamatan yang paling luas adalah Kecamatan Silau Kahean yaitu 324.08 Km persegi dan wilayah terkecil adalah Kecamatan Haranggaol Horisan 34.50 Km persegi.

Wilayah yang terpadat penduduknya adalah : Kecamatan Bandar yaitu : 577.67 jiwa/ Km, disusul Kecamatan Siantar 449.16 jiwa/Km dan Kecamatan Raya sejumlah 424.58 jiwa/Km.
Sumber : BPS Kabsim edisi 2006